Merindukan Orang Bodoh/Gila Tapi Peduli

Posted 21 Aug 2009 — by gagahput3ra
Category Notes, Scribbled

Pictures Taken from US Army Africa (w/o Permission)

Beberapa hari ini gw ngikutin terus berita health care reform, sebuah agenda Barack Obama untuk menjamin kesehatan setiap warga negara yang dibayar melalui pajak. Bagi beberapa orang ini mungkin adalah sesuatu yang berbau sosialisme karena ia adalah salah satu bentuk redistribusi pendapatan, tapi seperti kata Michael Moore dalam Sicko, kalau ekonomi sosialis bisa hidup dan meningkatkan tingkat kehidupan warga yang tinggal di negara demokrasi dalam bentuk Kepolisian, Pemadam Kebakaran, dan Jaminan Pensiun, mengapa tidak Asuransi kesehatan?

Hanya yang ingin gw catat di blog ini bukan masalah health care reformnya Obama, tapi kenyataan bahwa apa yang sedang dilakukan Obama, itu mati-matian dijegal oleh perusahaan Asuransi Kesehatan yang terancam jatuh pendapatannya, bisa kehilangan milyaran dollar perbulan kalau agenda Obama ini benar-benar goal. Dan salah satu cara mereka, perusahaan Asuransi ini menjegal agenda pemerintahan Obama adalah dengan membelokkan informasi, membuat informasi yang hitam-putih jadi abu-abu.

Salah satu isu yang berhasil mereka belokkan dari kenyataan jadi kebohongan adalah sebuah panel yang menyediakan jasa konseling untuk warga Lansia yang hidupnya bisa dibilang hanya tinggal menunggu waktu karena penyakit kronis. Ini disalahartikan oleh mereka yang tanpa sadar (atau sadar) ikut jadi agen pembelokkan informasi menjadi sebuah panel yang mempunyai kekuatan “mahabesar” yang akan memutuskan pantas atau tidaknya nyawa sang lansia untuk dipertahankan.

Sebuah Death Panel.

Dan tentu saja ini memicu ketakutan masyarakat yang, well, bisa dibilang, berlebihan. Let’s just say kalau protes-protes dalam debat-debat ruangan itu terjadi di Indonesia, dengan begitu banyak tuduhan secara langsung bahwa Obama menjalankan atau merubah Amerika menjadi negara komunisme, sosialisme, akan banyak yang masuk penjara.

Tidak cuma tuduhan komunis, sosialis, tanpa mau tahu atau mengerti kedua ajaran tersebut, Obama bahkan dibandingkan dengan Hitler. Di Fox, salah satu orang gila sayap kanan Amerika bernama Glenn Beck menyebut Obama rasis karena ia menganggap segala kebijakan Obama bertujuan untuk “menghimpit warga kulit putih Amerika”.

Kalau itu  terjadi di Indonesia, maka bisa dijamin, tv tersebut akan ditutup. Lengkap dengan dibuangnya sang pembawa berita ke luar negeri untuk “mengenyam pendidikan”. :D *hint* Ira Koesno *hint*

Tapi rasanya semua hal diatas sulit terjadi di Indonesia. Bukan karena  pemerintah tak mampu menciptakan kontroversi karena kebijakan, tapi karena kurangnya kepedulian rakyat kita terhadap suatu isu yang justru menyentuh prinsip atau inti dasar kehidupan bangsa sehari-hari.

RUU APP, RUU ITE tembus jadi Undang-Undang. Yang pertama melewati kontroversi yang belakangan hanya berakar pada garang-tidak garangnya judul. Begitu diubah judulnya jadi RUU Pornografi, rakyat seperti kehilangan selera memperdebatkan hal ini. Padahal isi Undang-Undang ini rata-rata pasal karet tanpa definisi yang jelas. Yang kalau tak hati-hati bisa jadi alat pengekang, amunisi penguasa atau yang bersalah untuk melindungi diri dari kritik. RUU ITE berubah jadi Undang-Undang dengan mengikutkan pasal Pencemaran Nama Baik, yang belakangan menjerat seorang ibu bernama Prita hanya karena ia merasa tak puas dengan pelayanan dokter.

Lalu sekarang RUU Rahasia Negara sudah hampir matang. Kemana debat publik yang harusnya berlangsung? Kemana suara-suara, kritik dan pesan-pesan marah rakyat yang merasa kebebasannya akan dikekang oleh pohon diktatorisme yang menyerap air tanah reformasi?

Jangankan debat waras yang manusiawi. Debat tidak waras, seperti yang warga Amerika sayap kanan lakukan dengan informasi yang salah saja tidak terjadi. Kita seperti kehabisan napas untuk meributkan oksigen yang semakin berkurang, tapi bersemangat untuk berteori siapa dari planet asing, yang berniat menggerecoki oksigen di planet Bumi. Tidakkah terpikir bahwa kita, sesama sedarah sewarga negara bisa tanpa sadar mengekang kebebasan berekspresi hanya karena takut dikritik selama 5 tahun kursinya bisa ia duduki?

Selamat Tinggal 3 Bulan Terakhir, Selamat Datang Ramadhan

Posted 20 Aug 2009 — by gagahput3ra
Category Notes, Scribbled

ramadhan

Pictures Taken from Firdaus Usman Flickr (w/o Permission)

Gak kerasa, bulan ini, bulan Agustus, akan segera berakhir. Dan dalam hitungan jam, atau dalam jumlah hari yang dapat terhitung dengan sebelah telapak tangan, kita akan mulai sahur lagi, puasa lagi, dan Insya Allah, kalo Allah mengizinkan, lebaran lagi.
Ini adalah salah satu bagian dari setiap tahun yang paling gw nanti.
Jujur, gw adalah seorang individu yang lumayan labil emosinya. Bukan labil dalam artian half sane half insane, tapi moody. Dan for some crazy reason, Ramadhan entah kenapa bisa membuat mood gw jadi lumayan bagus. Gw jd lebih mudah mengontrol perasaan gw sendiri.
I know, semuanya terdengar klise sangat, tapi ya….as you see tulisan ini gw posting di gagah.me, bukan setengahmateng, berarti ya ini yg bener2 gw rasakan.
Apalagi, bulan lalu dan bulan ini lewat dengan begitu banyak catatan buruk dalam konteks keimanan gw. Begitu banyak kesalahan yg gw buat, begitu banyak kelalaian dan jumlah waktu yang terbuang. Seberapa besarpun keinginan gw untuk tidak menyesali waktu yang sudah berlalu, well, ada bagian-bagian waktu 3 bulan terakhir yang memang sedikit gw sesali.
Ada waktu-waktu dalam 3 bulan terakhir yang sekarang justru jadi titik introspeksi untuk gw, yang gw harap di masa depan bisa gw handle dengan lebih baik.
Dan jangan ingatkan gw lagi waktu-waktu 40 hari semenjak nenek meninggal. That’s probably the most chaotic times of my life. Gw bahkan gak inget lagi sekarang apa aja yg gw lakuin di Anyer, seminggu setelah nenek gw meninggal dan 3 minggu setelah gw mencapai satu keputusan penting. Kalo di film click ada mode auto pilot dimana kita menjalani hidup begitu saja tanpa ada motivasi, antisipasi atau ekspektasi terhadap dunia sekitar, maka itulah yang gw jalani waktu itu.
Dan berhubung lusa kita mulai puasa, gw harus mengakhiri tulisan ini dengan….Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk semua yang baca tulisan ini. Mari kita mulai Ramadhan dengan bersih, untuk agar noda selama Ramadhan tak terlalu banyak sehingga saat Idul Fitri kita sudah bisa sama sekali bersih. Amin. :)

Gak kerasa, bulan ini, bulan Agustus, akan segera berakhir. Dan dalam hitungan jam, atau dalam jumlah hari yang dapat terhitung dengan sebelah telapak tangan, kita akan mulai sahur lagi, puasa lagi, dan Insya Allah, kalo Allah mengizinkan, lebaran lagi.

Ini adalah salah satu bagian dari setiap tahun yang paling gw nanti.

Jujur, gw adalah seorang individu yang lumayan labil emosinya. Bukan labil dalam artian half sane half insane :P , tapi moody. Dan for some crazy reason, Ramadhan entah kenapa bisa membuat mood gw jadi lumayan bagus. Gw jd lebih mudah mengontrol perasaan gw sendiri.

Tahulah gw, semuanya terdengar klise sangat, tapi ya….as you see tulisan ini gw posting di gagah.me, bukan setengahmateng, berarti ya ini yg bener2 gw rasakan.

Apalagi, bulan lalu dan bulan ini lewat dengan begitu banyak catatan buruk dalam konteks keimanan gw. Begitu banyak kesalahan yg gw buat, begitu banyak kelalaian dan jumlah waktu yang terbuang. Seberapa besarpun keinginan gw untuk tidak menyesali waktu yang sudah berlalu, well, ada bagian-bagian waktu 3 bulan terakhir yang memang sedikit gw sesali.

Ada waktu-waktu dalam 3 bulan terakhir yang sekarang justru jadi titik introspeksi untuk gw, yang gw harap di masa depan bisa gw handle dengan lebih baik.

Dan jangan ingatkan gw lagi waktu-waktu 40 hari semenjak nenek meninggal. That’s probably the most chaotic times of my life. Gw bahkan gak inget lagi sekarang apa aja yg gw lakuin di Anyer, seminggu setelah nenek gw meninggal dan 3 minggu setelah gw mencapai satu keputusan penting. Kalo di film click ada mode auto pilot dimana kita menjalani hidup begitu saja tanpa ada motivasi, antisipasi atau ekspektasi terhadap dunia sekitar, maka itulah yang gw jalani waktu itu.

Dan berhubung lusa kita mulai puasa, gw harus mengakhiri tulisan ini dengan….Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk semua yang baca tulisan ini. Mari kita mulai Ramadhan dengan bersih, untuk agar noda selama Ramadhan tak terlalu banyak sehingga saat Idul Fitri kita sudah bisa sama sekali bersih. Amin. :)

How do you know You Have a Huge Personal Problem?

Posted 03 Aug 2009 — by gagahput3ra
Category Uncategorized

You cry during Dead Presidents 2 by Jay-Z (on Fade 2 Black DVD, live from Madison Square Garden)

Yang Harus Gw Lakuin Tahun Ini

Posted 30 Jul 2009 — by gagahput3ra
Category Notes, Scribbled

Ketemu Manohara

Keluarin single rap

Ganti Laptop (Kalo bisa Mac)

Ganti Hape (Preferably Touchscreen, no. MUST BE TOUCHSCREEN)

Selesein pindah kuliah

KULIAH YANG BENER

Jadi Lebih Positif memandang diri sendiri (juga orang lain, kalo bisa)

Rajin Puasa

Rajin Ngaji

Rajin nabung

um……rajin ngeblog.

dan….kasih hadiah paling memorable untuk 3 sodara terbaik di dunia.

karena apa? Karena gw tahun ini kyk lost focus & gw kok ngerasa gw menjauh dari sodara2 gw sendiri.

Bingung Lah Judulnya

Posted 29 Jul 2009 — by gagahput3ra
Category Notes, Poetry, Scribbled

Tarikh
Kata tersusun, empat
Baris
kalimat menyusun, erat

Mengapa segala yang tersun rapi, rapat
berantakan, tergilas keriuhan
riuh letak keramaian
kegagalan massa yang meratap diam

Kata yang menjadi bara
Menghasilkan sengsara
Mereka yang terbelah dua
dan senantiasa memenjara

Tidakkah lelah engkau disana, yang bekerja demi pesan nestapa, keyakinan dunia, dan masalah sementara? Sementara aku disini, meminta, diam semua, karena aku ingin tenang, tertidur, sementara.

A Diamond and A Tether

Posted 23 Jul 2009 — by gagahput3ra
Category Daily, Music, Notes, Scribbled
Pity, take pity on me
‘Cause I’m not half the man that I should be
I’m always turning to run
From the people I should not be afraid of

And darling, you should know
That I have fantasies about being alone
It’s like love is a lesson
That I can’t learn
So I make the same mistakes at each familiar turn

And I know you can’t hold out forever
Waiting on a diamond and a tether
From a boy who won’t swim
But who will dip his toe in
Just to keep you here with him

I’ve got this habit I abhor
When we go out, I’m always watching the door
As if there’s someone I’m going to see
Who could out-do the things that you do to me

And I know you can’t hold out forever
Waiting on a diamond and a tether
From a boy who won’t fly
But who will take to the skies
If he thinks you’re about to say goodbye

Pity, take pity on me
Because I’m not half the man that I should be
And I don’t blame you if you’ve had enough
Of all these empty promises and countless bluffs

And I know you can’t hold out forever
Waiting on a diamond and a tether
From a boy who won’t jump
When he falls in love
He just stands with his toes on the edge
And he waits for it to disappear again

A Diamond and A Tether – Death Cab for Cutie

Whatever happens, just please don't throw my ass off to china

Posted 17 Jul 2009 — by gagahput3ra
Category Daily, Notes, Scribbled

What the hell?

Never Before Seen Footage of that Pepsi Ad where MJ's face got burned

Posted 16 Jul 2009 — by gagahput3ra
Category Notes, Video

Okay…sorry for that precautiously long title. I need to really make a point on this one.

That video, that location, those lights and fires, are the one that starts it all for young, just got famous Jackson. Here we see, at the end of the video, MJ got burned in his hair that cause a bald spot appear. And that turned out to be the end of his (real) hair, as his scalp cannot grow anymore hair.

Plus, he also got burned in his face, which starts the whole plastic surgery thing for him. So if plastic surgery is cocaine for MJ, Pepsi is his dopeman that introduced him to that thing.

One thing i didn’t understand though, is it still a showmanship if you know and aware that you got fire burning on your head but you keep going and dancing? Stupidity isn’t the right word for it though.

Me, and the Ivory Tower

Posted 15 Jul 2009 — by gagahput3ra
Category Daily, Notes, Scribbled

Sometimes this thing happen to me when i’m trying to get a haircut. I start imagining weird things will happen to my hair, and all of a sudden hair stylist is voldemort. Thou shall not be named.

Makanan Aneh & Orang Indonesia

Posted 15 Jul 2009 — by gagahput3ra
Category Daily, Notes, Scribbled

Wartawan: Kenapa pak, suka makan [insert some really weird food name in here]?

Narasumber: Ya, karena ini selain enak, juga mempengaruhi vitalitas, meningkatkan stamina lelaki!

Salah satu template diskusi yang harus muncul setiap kali ada berita makanan aneh & si pemakan malu mengakui bahwa yang dia makan itu aneh. Dan ini (kayaknya) cuma ada di negara ini.

Well….setidaknya, menurut serial Korea yg gw udah tonton, gak ada orang korea ngaku makan gurita idup karena staminanya kurang.